Kampong Thom, 5 Maret 2026 – Kebakaran besar terjadi di kawasan pasar malam tradisional Kampong Thom pada Rabu malam (4 Maret 2026) sekitar pukul 21.45 waktu setempat. Api dengan cepat melalap lebih dari 40 lapak makanan, pakaian, dan peralatan rumah tangga di bagian tengah pasar.
EPICTOTO
Menurut laporan saksi mata dan petugas pemadam kebakaran setempat, kebakaran diduga berawal dari kompor gas yang meledak di salah satu warung gorengan dekat panggung musik. Angin kencang malam itu mempercepat penyebaran api ke lapak-lapak sekitar yang mayoritas terbuat dari kayu dan terpal.
Korban & Kerugian
- Korban jiwa: Tidak ada korban meninggal dunia
- Korban luka: 7 orang (2 orang luka bakar serius, 5 orang luka ringan akibat asap dan kepanikan)
- Kerugian material: Diperkirakan lebih dari 800 juta riel (sekitar Rp 950 juta) – angka sementara dari Asosiasi Pedagang Pasar Kampong Thom
- Lebih dari 35 pedagang kehilangan seluruh dagangan dan peralatan usaha
Respons Cepat Pemerintah & Masyarakat
- Pemadam kebakaran Kampong Thom dibantu unit dari Siem Reap berhasil mengendalikan api setelah sekitar 2 jam 15 menit.
- Gubernur Provinsi Kampong Thom langsung turun ke lokasi dan menginstruksikan bantuan darurat berupa beras, air minum, dan selimut untuk pedagang yang kehilangan tempat tinggal sementara (banyak yang tinggal di belakang lapak).
- Komunitas lokal dan beberapa pagoda di sekitar pasar menggelar dapur umum sejak pagi ini untuk membantu korban.
Penyebab & Tindak Lanjut
Penyelidikan awal Polisi Kebakaran menunjukkan penyebab utama adalah kebocoran selang gas dan kurangnya alat pemadam api di lapak. Banyak pedagang mengaku tidak memiliki tabung pemadam api karena biaya pengisian ulang yang mahal.
Gubernur Provinsi menyatakan akan:
- Melakukan inspeksi ulang seluruh pasar malam di provinsi
- Memberikan subsidi tabung pemadam api dan pelatihan keselamatan bagi pedagang
- Membantu korban dengan pinjaman lunak dari koperasi provinsi untuk memulai kembali usaha
Saat ini pasar malam Kampong Thom masih ditutup sementara untuk pembersihan dan investigasi. Pedagang diminta melapor ke kantor kelurahan untuk pendataan kerugian agar bisa mendapat bantuan dari pemerintah pusat.
Masyarakat Kampong Thom diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan gas elpiji dan listrik liar di area ramai. Jika melihat tanda-tanda kebakaran segera hubungi nomor darurat pemadam kebakaran: 118 atau 119.
