Jakarta – Harga BBM subsidi jenis Pertalite (RON 90) tetap stabil di Rp10.000 per liter di seluruh SPBU Indonesia per Maret 2026, meskipun harga minyak dunia melonjak tajam akibat konflik geopolitik Timur Tengah (Brent & WTI mendekati US$119–120 per barel). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga Pertalite dan Biosolar subsidi setidaknya hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
- Pernyataan Bahlil (9 Maret 2026): “Harga subsidi tidak naik. Kami siapkan langkah mitigasi agar pasokan aman dan daya beli masyarakat terjaga selama Ramadan-Lebaran.”
- Harga ini berlaku nasional sejak awal tahun dan tidak berubah meski BBM nonsubsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex) naik per 1 Maret 2026. Contoh harga Pertamina terbaru (wilayah Jawa & sebagian besar daerah):
- Pertalite: Rp10.000/liter (tetap)
- Biosolar subsidi: Rp6.800/liter (tetap)
- Pertamax (RON 92): Rp12.300–Rp12.600/liter (naik Rp200–500)
- Pertamax Turbo: Rp13.100–Rp13.650/liter (naik)
- Dexlite: Rp14.200/liter (naik)
Penyesuaian hanya pada nonsubsidi untuk menyesuaikan fluktuasi ICP (Indonesian Crude Price) dan kurs rupiah. Pertalite tetap dilindungi subsidi APBN agar tidak membebani masyarakat menengah ke bawah.
Kuota Pertalite 2026 Dipangkas Jadi 29,27 Juta KL
BPH Migas telah menetapkan kuota JBKP (Jenis BBM Khusus Penugasan) Pertalite tahun 2026 sebesar 29.267.947 kiloliter (KL), turun sekitar 6,28% dari kuota 2025 (31,23 juta KL). Kuota Solar subsidi juga turun menjadi 18,636 juta KL.
- Alasan pemangkasan: Optimalisasi subsidi, dorong transisi ke BBM ramah lingkungan, dan pengendalian konsumsi berlebih.
- Realisasi 2025 di bawah kuota, sehingga negara hemat Rp4,98 triliun. Untuk 2026, Pertamina diminta ketat terapkan aturan pembelian (misalnya barcode MyPertamina untuk kendaraan roda 4 tertentu).
Imbauan & Persiapan Lebaran
- Pertamina pastikan stok Pertalite aman untuk mudik Lebaran 2026. Posko BBM siaga di jalur mudik utama.
- Masyarakat diimbau hemat konsumsi dan prioritaskan Pertalite untuk kendaraan sesuai aturan (mobil pribadi non-mewah, motor, angkutan umum).
- Tren: Banyak warga beralih ke Pertamax karena khawatir kuota Pertalite habis lebih cepat di daerah padat.
